
Kediri, Metroone.com — Pungli di SMAN 1 Kediri merupakan pemicu gelombang perlawanan terhadap dugaan praktik pungutan liar (Pungli) di sekolah negeri terus membesar. Selasa (14 / 7 /26 ), SMAN 1 Kediri menjadi titik pembuka aksi sebelum massa bergerak menuju Kantor Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Kediri.
Aksi ini adalah gelombang ketiga, namun para aktivis memastikan tekanan publik belum akan berhenti sebelum Kepala Cabdin di Pecat.
Pantauan jurnalis Metroone, tuntutan mereka sederhana namun mutlak: Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kediri harus segera di Pecat dan melarang pungli di seluruh Kabupaten dan Kota Kediri.
Menurut ABSAR, salah satu dari Aliansi LSM Kediri Raya Menjelaskan bahwa Pungli yang terjadi di Kota dan Kabupaten Kediri sangat Parah sejak di Pimpin oleh Kacabdin Adi Prayitno, untuk itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa sebagai Pembina harus segera Memecat dengan tidak Hormat Adi Prayitno serbagai Kepala Cabang Dinas Kedirii. ** Nabil red.