*Ada Ribuan Ijasah Berada Disekolah Swasta Di Kabupaten Kediri Belum Diambil Pemkab dan Dprd Harus Ikut Bertanggung Jawab*
Saiful iskak ketua LSM RATU mendapatkan informasi bahwa ada ijasah yang belum diambil oleh siswa karena masih menunggak pembayaran disekolah swasta SMP, SMA Sederajat bahkan informasi yang kami dapat dari tim investigasi ratusan ijasah, ini informasi hanya di salah satu sekolah swasta di kabupaten kediri.
“Lanjut saiful DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) dapat berperan dalam menyelesaikan masalah ijazah yang blum diambil oleh siswa di sekolah. Pemkab,DPRD kediri dapat melakukan pengawasan, memberikan rekomendasi kepada Dinas Pendidikan, dan bahkan membuat program khusus untuk menyelesaikan tunggakan yang menyebabkan siswa belum bisa mengambil ijazah.
Pemkab ,DPRD kediri dapat melakukan inspeksi mendadak ke sekolah-sekolah untuk memastikan bahwa ijazah tidak ditahan dengan alasan apapun.
Pemkab ,DPRD kediri dapat memberikan rekomendasi kepada Dinas Pendidikan untuk membuat kebijakan atau peraturan yang lebih tegas terkait penyerahan ijazah.
Pemkab, DPRD kediri dapat membuat program khusus untuk membantu menyelesaikan tunggakan siswa yang menyebabkan penahanan ijazah.
Pemkab DPRD kediri dapat membantu memfasilitasi komunikasi antara sekolah, orang tua, dan siswa untuk menyelesaikan masalah ini.
Pembentukan Tim Khusus:
DPRD dapat membentuk tim khusus yang terdiri dari anggota DPRD, Dinas Pendidikan, dan pihak terkait lainnya untuk menindaklanjuti masalah ini,”terang saiful
Saat di konfirmasi media hendrik susanto korlap aksi menjelaslan benar kami akan melaksanakan aksi damai hari kamis tgl 12 juni 2025 di kantor pemkab,dprd kediri tuntutan kami pemkab,dprd kediri untuk bertanggung jawab atas ijasah yang blum diambil disekolah swasta di seluruh kabupaten kediri, ini tanggung jawab pemerinta,ijasah itu penting untuk masadepan anak melanjutkan sekolah dan mencari pekerjaan yang layak, saat nya pemerintah bekerja untuk meningkatkan sekolah uang baik dan menjamin masadepan pemuda yang baik pula,” terang hendrik







